Showing posts with label pendidikan anak. Show all posts
Showing posts with label pendidikan anak. Show all posts

Tuesday, December 22, 2015

Kakakku Sayang


Dara sebal memiliki kakak yang nakal. Kak Farhan memang suka memaksa, mencuri, mengancam, dan membolos. Bahkan, teman-teman Dara juga sering takut dan menyebut Kak Farhan nakal.

Tapi, Dara juga tahu kalau Kak Farhan baik, karena mau  membantu Oding yang harus merawat neneknya. Kak Farhan, anak yang tak bisa diam, bahkan ketika hidungnya selalu mimisan dan tubuhnya semakin kurus.

Saya tidak punya kakak, tapi membaca pemikiran Dara, jadi ikut merasakan bagaimana rasa jengkel sekaligus sayang adik pada kakaknya. Novel anak ini memiliki tema yang tidak umum, yaitu adanya latar belakang penyakit yang diidap Farhan, hal yang jarang ditemukan pada novel anak.

Menengok kenakalan Farhan, mengubah pandangan bahwa sikap tersebut tak sepenuhnya membuat anak menjadi jahat. Bahwa kenakalan jangan hanya dilihat dari satu sisi buruk saja.

Judul: Kakakku Sayang
Penulis: Nurhayati Pujiastuti
Penyunting: Mastris Radyamas
Penerbit: Lintang Indiva
Cetak: 2012
Tebal: 120 hlm
ISBN: 9786028277679
Readmore → Kakakku Sayang

Thursday, November 19, 2015

5 Guru Kecilku


Sejak memiliki anak saya suka membaca buku parenting, terutama yang membahas tentang perlakuan terhadap anak, menghadapi tingkah pola anak, berpikir kreatif, dan bagaimana terus memotivasi diri untuk tetap berusaha memberikan pendidikan terbaik untuk anak.

Kiki Barkiah adalah seorang ibu dengan 5 anak, dengan sulung yang berusia 11 tahun dan adik-adiknya, yang pastinya, berumur lebih muda. Bisa dibayangkan betapa marak dan atraktifnya kegiatan di rumah mereka.

Berhadapan dengan 5 karakter yang berbeda, mengurusi dan mengatur segala aktivitas apapun di rumah, serta tetap berusaha menampilkan ketenangan dan manajemen emosi yang luar biasa, menjadi garis besar kumpulan cerita dalam buku ini.

Pengalaman berbicara lebih "banyak" daripada teori. Ya, sebagian besar kisah penulis menampilkan realita kesehariannya bersama putra/i-nya. Ada kisah saat beliau bercerita tentang obrolan dengan anaknya, atau homeschooling yang dilakukannya dengan diselingi memasak di dapur, atau saat 'lelah' dan curhat kepada suami.

Kesemuanya dibagikan penulis untuk memberikan sedikit gambaran, bagaimana mempersiapkan mental seorang ibu dengan upayanya untuk mendidik anak. Pendidikan anak yang tak jarang bertemu dengan kompleknya masalah yang datang dari anak, lingkungan, bahkan diri sendiri.

Judul: 5 Guru Kecilku
Penulis: KikiBarkiah
Editor: Aditya Irawan
Penerbit: Mastakka Publishing
Cetak: Oktober 2015
Tebal: 240 hlm
ISBN: 9786027327405
Harga: Rp. 75.000
Readmore → 5 Guru Kecilku

Thursday, January 09, 2014

Menjadi Juara Seumur Hidup

 
Aku mengikuti sangkaan hamba-Ku kepada-Ku. Dan Aku selalu menyertainya sepanjang ia ingat kepada-Ku.” (H.R. Bukhari dan Muslim)
You can if you think you can. Dua kalimat yang membuka review ini adalah kunci keberhasilan yang digaungkan dalam buku "Ya, Aku Bisa! Juara Sepanjang Masa". Orang akan merasa bangkit jika dia senantiasa berpikir positif. Jika kepala selalu dipenuhi dengan kenegatifan, apapun yang didapatkan tidak akan menciptakan senyum bahagia, bahkan jika yang diperolehnya adalah hal yang diidam-idamkan. Selalu ada yang kurang di matanya.

You can if you think you can. Kamu bisa saat kamu berpikir bisa. Ya, Aku Bisa! kalimat yang perlu ditanamkan untuk menjadi sosok yang berprestasi dan juara sepanjang masa. Buku ini juga mengubah stereotipe yang terlanjur merekap di kepala, yaitu bahwa juara selalu identik dengan piala, medali, atau naik panggung jawara. Kalau pernah membaca novel 12 Menit, pasti paham bahwa keberhasilan ditentukan dari kesungguhan berlatih dari waktu yang tidak pendek. Begitupun dengan yang disampaikan Mbak Afifah Afra.

Dari bab ke bab, pembaca digiring untuk mengerti, alasan/motivasi, dan bagaimana menjadi juara. Tak hanya berteori, tapi ada contoh kasus dan kuisioner yang membantu memahami karakter apa yang dimiliki. Bagian yang menarik adalah penjabaran tentang kecerdasan dan tipikal belajar. Ternyata kecerdasan tidak hanya terbatas pada IQ, EQ dan SQ, masih banyak jenis kecerdasan yang memungkinan dimiliki setiap orang. Jika tes IQ menunjukkan nilai yang jeblok, bukan berarti kita bodoh, tapi ada jenis kecerdasan lain yang kita miliki. Pemaparan tentang kecerdasan yang dilengkapi dengan tipe belajar bisa menjadi referensi orangtua untuk mengenali karakter anak dan cara mendidik.

Menciptakan kebiasaan, menyusun strategi, dan menentukan tujuan dijabarkan dengan gaya bahasa santai, sesuai dengan segmen remaja. Gambaran mengenai apa yang harus dilakukan untuk memiliki mentalitas juara pun menjadi tidak terasa kaku. Sayang pada buku saya halaman 103-104 hilang, padahal sedang asik-asiknya membaca tentang strategi membuat grand design. Tak luput juga dibahasa apa saja yang harus dijauhi saat kita memutuskan untuk menjadi juara.

Juara Sepanjang Masa, cukup lengkap untuk dijadikan pegangan, terutama remaja, saat sedang bingung menyusun masa depan, atau yang belum berpikir akan jadi apakah aku nanti.

Judul: Ya, Aku Bisa! Juara Sepanjang Masa
Penulis: Afifah Afra
Penyunting: Aisyah Biru
Penerbit:  Afra Publishing
Cetak: Pertama, Maret 2012
Tebal: 134 hlm
Bintang: 4/5
Readmore → Menjadi Juara Seumur Hidup

Saturday, May 04, 2013

Amazing Parenting


Salah satu poin yang sangat penting dalam berkomunikasi adalah bagaimana cara menyampaikannya. Misalnya, saat kita mengatakan 'Aku sayang kamu' kepada seseorang, tanpa didukung ekspresi dan bahasa tubuh yang benar, akan sia-sia. Bagaimana kau akan merasakan perkataan sayang ketika disampaikan dengan ekspresi datar dan mata menerawang? Ternyata masalah kesinkronan antara ucapan dan bahasa tubuh seringkali menjadi masalah dalam hubungan, termasuk orangtua dan anak.

Salah satu masalah komunikasi inilah yang diangkat dalam buku Amazing Parenting. Semisal, saat anak pulang terlambat dari sekolah, hingga membuat sang orangtua sangat khawatir,  begitu sampai di rumah, kebanyakan reaksi orangtua adalah mengungkapkan rasa khawatir dengan amarah kepada anak. Amarah yang diluapkan orangtua tadi, sebenarnya bermaksud untuk mewujudkan rasa sayang, tapi yang tertangkap oleh anak adalah 'orangtuaku marah'.

Ketidaksepahaman antara orangtua dan anak yang kerap terjadi karena ketidaktepatan cara menyampaikan sesuatulah yang kerap menjadikan pangkal ketidakcocokan di antara keduanya, yang tak jarang merembet sampai anak beranjak remaja.
"Manakala berbicara dengan anak-anak, yang penting bukanlah apa yang kita katakan, tetapi bagaimana kita mengatakannya." [Sebuah pengantar]
Kesabaran dan empati adalah salah dua sikap yang ditekannya Bunda Rani dalam menghadapi anak-anak. Bagaimana orangtua mengenali bahasa tubuh anak sebelum mengambil tindakan yang tepat menjadi wujud dari empati yang akan meminimalisir kesalahan. Anak rewel, malas belajar, tidak mau makan, adalah beberapa contoh kasus yang  membutuhkan kebijakan orangtua dalam mengambil tindakan, supaya kondisi tersebut tidak menjadi berlarut-larut.

Saat membaca uraian dari Bunda Rani ini, saya mendapatkan beberapa penguatan dan cara pandang baru, salah satunya adalah pemisahan masalah, mana masalah yang anak, dan mana problem yang perlu ditangani orangtua. Pemisahan masalah ini yang sepertinya kurang mendapat perhatian dari banyak orangtua. Beberapa contoh kasus yang diambil dari lingkungan sang penulis sendiri, dan selipan ilustrasi tentang contoh komunikasi, sangat memudahkan pembaca menyerap materi yang disampaikan Bunda Rani.
"Ayah dan Bunda, komunikasi bukanlah 'apa yang kita sampaikan', melainkan 'apa yang ditangkap oleh orang yang kita ajak berkomunikasi'." [h.56]

Judul: Amazing Parenting
Penulis: Rani Razak Noe'man
Penyunting: Dyota Lakhsmi
Penerbit: NouraBooks
Cetak: Pertama, Februari 2012
Tebal: 190 hlm
Bintang: 4.5/5

:: ingin buku seken/murah bermutu? mampir ke FB Parcel Buku yuk! ::
Readmore → Amazing Parenting
 

Yuk Baca Buku Islam Template by Ipietoon Cute Blog Design